Milea, Suara dari Dilan - Pidi Baiq

Advertisement

MILEA
Milea Suara dari Dilan
Seri Ketiga

Aku tidak jadi nelepon si Komar, tapi sudah membaca dua buku yang ditulis oleh Pidi Baiq, judulnya “Dilan, Dia Adalah Dilanku Tahun 1990” dan “Dilan, Dia adalah Dilanku Tahun 1991”.

Kebetulan kedua buku itu bercerita tentang kisah asmaraku dengan Lia (Milea Adnan Hussain) pada waktu masih duduk di bangku SMA, tahun sembilan puluhan di Bandung.

Milea, Suara dari Dilan - Pidi Baiq

Perpisahan adalah upacara menyambut hari-hari penuh rindu. - Pidi Baiq

Sebetulnya aku tidak ingin berpikir apapun soal itu. Tapi setelah kedua buku itu aku baca, terus terang, aku seperti merasa mendapatkan kehidupanku yang lama sedang kembali. Otomatis semuanya serasa seperti hidup lagi.

Aku juga gak mau menilai lebih jauh mengenai isi bukunya. Tapi waktu kubaca, aku banyak menghabiskan waktu untuk menelaah lebih jauh apa sih yang Lia pikirin, apa sih yang Lia rasakan saat itu. Kukira semua itu bukanlah omong kosong. Itu, buat aku pribadi, sangat menarik, termasuk aku jadi tahu bagaimana dulu Lia memandang diriku melalui apa yang dia ungkapkan.

Meski sebagian besar yang dikatakan oleh Lia pernah Lia ungkapkan sendiri secara langsung ke aku, tapi di buku itu, Lia seperti bercerita dengan tanpa penghalang. Rasanya, gimana ya? Bebas merdeka tanpa tedeng aling-aling.

Di dalam buku itu, aku sendiri menikmati cukup banyak momen-momen berharga yang diceritakan oleh Lia. Sesuatu yang perlu dipertimbangkan kalau aku ingin kembali mengenang. Di sana Lia ngasih tahu bagaimana dia merasakan kembali hal-hal yang sudah lama berlalu. Sampai-sampai aku mengira, dengan buku itu Lia sedang berusaha menggali perasaanku untuk merasakan hal yang sama dengan apa yang dia rasakan saat itu.

Aku tahu tidak ada yang bisa aku lakukan selain menghargai apa yang jadi pendapatnya. Aku memliki rasa hormat setinggi-tingginya untuk mengatakan kepadanya bahwa itu adalah sepenuhnya hak Lia untuk bebas bicara, dan kemudian tetap saja semuanya adalah sejarah.

***

Please wait...loading... Tinggal Kamu Scrool ke atas, Jika uang sudah cukup, usahakan beli Novel aslinya :D



Begitulah akhirnya! Silahkan kesannya ungkapkan di kolom komentar. Selesai juga baca Trilogi Cinta Dilan Milea. Tetap senang dan tenang sampai jumpa di bioskop.

Advertisement
Milea, Suara dari Dilan - Pidi Baiq Milea, Suara dari Dilan - Pidi Baiq Reviewed by Shici -Kun on Januari 22, 2016 Rating: 5

Tidak ada komentar

Disqus for kangibay