Miliki kehidupan sosial yang lebih bervariasi

advertisement
Journal Kang Ibay - Sudah lama tidak menulis Jurnal, karena sibuk so sibuk. Sesaat tadi setelah sekian lama (saking lamanya sampai tidak ingat), teman lama menyapa tak sengaja, lewat pesan facebook yang pengap karena jarang dibuka.

Saya panggil abang saja, karena lumayan jarak yang terpaut 3 dekade. haha...
Saya jarang mengagumi seseorang tapi bolehkah saya mengagumi abang untuk hal ini
Biarlah tulisan ini menjadi pengingat saya.

7 Tahun yang lalu di kota yang dikenal sebagai kota Benteng, saya kenal abang sebagai seseorang yang biasa karena memang abang biasa saja. Sikap yang selengean, terkesan urakan, jauh dari yang namanya pria idaman.

Miliki kehidupan sosial yang lebih bervariasi

Hari ini lewat facebook, saya kembali menemukan sosoknya yang tidak ada angin tidak ada hujan menyapa saya dengan tiga kalimat, "lo, gimana kabarnya?" Sapaan yang berlanjut ke perbincangan luar biasa saya kira. yang akan selalu saya ingat dan baca karena sudah saya posting di blog ini.

Dari abang yang bukan kandung, Nasrul Fajar Amin


Saat setiap orang memilih untuk menginformasikan kesuksesan yang telah mereka capai. Abang memilih untuk diam, seolah-olah biasa saja, tapi dibalik itu, kesuksesan abang jauh melebihi mereka yang pamer kesuksesan.

Abang cuma bilang, biarlah nanti orang lain yang akan menceritakan kesuksesan kita, karena tidak ada yang menceritakanpun tidak jadi soal, kesombongan yang tidak terasa dari manusia adalah ingin terlihat dilihat.

Ketimbang fokus pada apa yang kita sebenarnya butuhkan, kita punya kecenderungan tak baik untuk fokus pada apa yang orang lain punya, apa yang orang lain dapatkan - MW

Saat setiap orang share kata-kata bijak agar untuk dibagikan kepada orang lain. Tak satupun postingan abang share tentang kata-kata bijak, padahal saya rasa kalo pun mau, abang bisa membagikan beberapa kalimat yang bisa saja jadi trending topik :)

Lagi lagi abang cuma bilang, ke-bijak-an bukan ada dikata tapi ada dikita (tindakan), kata-kata yang kita baca mungkin akan lupa 1-2 hari kedepan karena kata-kata bijak sampai sebatas kata-kata.

Berceloteh sendiri, marah-marah sendiri, untuk membuat orang lain tau apa yang kita rasakan, menunjukan bahwa kita kesepian, butuh perhatian. Hiduplah menjadi pemberani dalam dunia nyata. Memilikilah kehidupan sosial yang lebih bervariasi.

Tidak ada satu pun manusia yg ingin dihina, aku juga, tetapi ketika aku ingin dipuji aku merasa sedang menghina diriku sndiri. - PB

Umur 29 menikah dengan wanita yang saya pun masih mengenalnya, dengan kesuksesan yang disembunyikan supaya orang lain tidak tahu, kecuali mereka sendiri yang mencari tahu.

Bang Nasrul, tulisan ini dari abang yang saya tulis kembali sebagai jurnal kehidupan saya, dibaca atau tidak, ditemukan atau tidak oleh abang, saya tidak peduli. Untuk mindset nya terimakasih telah berbagi.

Salam,
Admin
advertisement
SHARE ON :

Artikel Terkait

Miliki kehidupan sosial yang lebih bervariasi
4/ 5
Oleh

Subsribe

Masukkan alamat email Sobat untuk berlangganan blog ini dan menerima pemberitahuan pesan baru melalui email.

Load comments